Pengembangan E-Directory Batik Berbasis Mobile Web dan Location-Based Service Sebagai Upaya Melestarikan Batik Yogyakarta dan Surakarta

Posted: at 10:19 am - Category:
Tim Peneliti: Sigit Purnomo, Kusworo Anindito, Devi Indriasari
Sumber Pendanaan: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Republik Indonesia
Periode: 2014-2015
Abstrak:

Batik merupakan salah satu hasil karya budaya bangsa Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi, serta dikagumi oleh berbagai bangsa di dunia.Batik Indonesia bahkan telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya bukan benda pada tahun 2009. Hal inimembuat batik wajib dilestarikan, bukan hanya oleh pelaku industri batik, tetapi juga seluruh bangsa Indonesia.Oleh karena itu dibutuhkan media berbasis teknologi informasi sebagai sarana untuk menginformasikan nilai-nilai filosofi dari batik kepada masyarakat dan sarana untuk meningkatkan perekonomian bagi pelaku industri batik.

Pengembangan e-directory batik berbasis mobile web dan pemetaan sentra kerajinan batik dengan memanfaatkan location-based service ini dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, analisis kebutuhan sistem dengan menyusun arsitektur informasi dan pembuatan spesifikasi kebutuhan sistem.Kedua, perancangan prototype website edirectory batik dan sentra batik. Ketiga, pengembangan website yang dapat menyajikan informasi tentang e-directory batik dan pemetaan sentra batik, yang dapat diakses melalui komputer atau piranti mobile.

Luaran yang dihasilkan pada penelitian tahun pertama adalah arsitektur informasi, dokumen spesifikasi kebutuhan dan perancangan perangkat lunak, dan prototype website yang dapat menyajikan informasi tentang e-directory batik dan sentra batik yang telah divalidasi oleh sentra batik yang ada di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu juga telah dihasilkan 2 (dua) artikel ilmiah berjudul “Konsep E-Directory Batik Berbasis Mobile Web dan Location Based Service” yang telah diseminarkan di Digital Information System Conferences 2013 di Universitas Maranatha Bandung dan “Pengembangan Prototype EDirectory Batik Berbasis Mobile Web dan Location Based-Service” untuk diterbitkan di jurnal lokal (Jurnal Buana Informatika) edisi Januari 2014. Proses digitalisasi konten juga telah berhasil dilakukan dan hasilnya berupa daftar lokasi sentra batik di Yogyakarta (20 sentra batik) dan Surakarta (20 sentra batik) beserta data multimedia berupa photo.

Luaran yang dihasilkan pada penelitian tahun kedua adalah website yang dapat menyajikan informasi tentang e-directory batik dan sentra batik bagi pengguna umum dan website yang dapat digunakan untuk mengelola data-data sejarah batik, motif batik, proses pembuatan batik, dan sentra batik bagi administrator sistem. Kedua website ini dapat diakses melalui komputer dan piranti mobile.

Produk: